MEDAN, IGI.OR.ID- Pengurus Wilayah Ikatan Guru Indonesia (PW IGI) Provinsi Sumatera Utara sukses menyelenggarakan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) I sekaligus Pelantikan Pengurus Wilayah IGI Sumatera Utara periode 2026–2030. Kegiatan ini dilaksanakan dalam dua moda, yakni daring pada 5–7 Oktober 2026 dan luring pada 10–11 Oktober 2026, bertempat di Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi Bidang Bangunan dan Listrik (BBPPMPV BBL) Medan.

Rangkaian kegiatan ini menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus langkah awal bagi kepengurusan baru untuk merumuskan program kerja yang terarah, memperkuat sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan, dan menghadirkan kontribusi nyata bagi peningkatan mutu pendidikan di Sumatera Utara.

Rakerwil Daring Bahas Agenda Strategis Organisasi

Rangkaian Rakerwil secara daring dibuka oleh perwakilan Kepala Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan (BBGTK) Provinsi Sumatera Utara, Mahmun Zulkifli, S.Pd., M.Si., Widyaiswara Ahli Madya.

Pada sesi daring yang berlangsung selama tiga hari, peserta mengikuti Sidang Pleno I dan II yang membahas tata tertib persidangan, agenda Rakerwil, penyusunan program kerja, serta pemilihan presidium. Pembahasan tersebut menjadi landasan bagi peserta untuk menyusun arah gerak organisasi dan menyelaraskan program kerja dengan kebutuhan guru serta tantangan pendidikan di Sumatera Utara.Melalui forum ini, IGI Sumatera Utara menegaskan pentingnya organisasi profesi guru yang responsif, kolaboratif, dan mampu memberikan ruang bagi pengembangan kompetensi serta inovasi pembelajaran.

Perkuat Perlindungan Guru dan Kompetensi di Era Kecerdasan Buatan

Memasuki kegiatan luring pada 10 Oktober 2026, peserta mendapatkan sosialisasi mengenai advokasi dan perlindungan hukum bagi guru yang disampaikan oleh Ketua Bidang Advokasi dan Perlindungan Hukum IGI, Ahmad Wijaya.

Materi ini memberikan penekanan pada pentingnya pemahaman hukum, pendampingan, dan perlindungan bagi guru dalam menjalankan tugas profesionalnya di lingkungan pendidikan.

Kegiatan dilanjutkan dengan presentasi mitra IGI, POSI Sumatera Utara, sebagai bagian dari penguatan jejaring kemitraan dan kolaborasi dalam mendukung program organisasi.

Selanjutnya, peserta mengikuti Pelatihan Nasional bertema “AI Teacher 2026” dengan narasumber Guru Besar Prof. Dr. R. Mursid, S.T., M.Pd., Wakil Rektor I Bidang Akademik Universitas Negeri Medan (Unimed), yang juga merupakan salah satu Dewan Pakar IGI Sumatera Utara.

Pelatihan selama 90 menit tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong guru agar semakin adaptif terhadap perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dan mampu memanfaatkannya secara tepat untuk mendukung pembelajaran yang inovatif, efektif, dan relevan dengan kebutuhan peserta didik.

Pelantikan Pengurus Wilayah dan Daerah, Awal Pengabdian Bersama

Puncak kegiatan berlangsung pada 10 Oktober 2026 melalui prosesi pelantikan Pengurus Wilayah Ikatan Guru Indonesia Provinsi Sumatera Utara periode 2026–2030. Pelantikan dilakukan oleh Wakil Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat IGI, Ahmad Nawawi, M.Pd., didampingi Dewan Kehormatan PP IGI, Samiun Alim, M.Pd.

Prosesi diawali dengan pembacaan surat keputusan Pengurus Pusat IGI tentang susunan Pengurus Wilayah IGI Provinsi Sumatera Utara masa bakti 2026–2030. Selanjutnya, dilaksanakan pelantikan pengurus, pengucapan ikrar dan janji, pengukuhan, serta penyerahan simbolis bendera pataka sebagai tanda dimulainya amanah kepengurusan.

Rangkaian acara juga diisi dengan penandatanganan berita acara yang disaksikan oleh perwakilan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara dan Dewan Pakar IGI Sumatera Utara. Suasana pelantikan semakin semarak dengan penampilan tari penyambutan tamu dari guru SDS IT Jasmine Islamic dan tari tradisional kreasi baru dari SMP Swasta Madani.

Acara dilanjutkan dengan sambutan Ketua Umum IGI, sambutan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara, serta sambutan dari perwakilan BBPPMPV BBL Medan, BBGTK Provinsi Sumatera Utara, BPMP Provinsi Sumatera Utara, dan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh perwakilan Kepala BBPPMPV BBL, Siti Anom, selaku Kepala Bagian Tata Usaha; perwakilan Kepala BPMP; Direktur POSI Medan, Fahruroji Panjaitan, S.Pd., M.M.; Direktur LBH Amanat Nasional, Endang Purwanto, S.H., beserta tim; Ketua APSI, Ahmadi Lubis, S.Pd., M.M.; perwakilan Ketua KPBN, Dr. Yeni Rangkuti, S.Pd.; serta undangan dan mitra organisasi lainnya.

Kehadiran berbagai unsur tersebut mencerminkan pentingnya kemitraan lintas lembaga dalam mendukung pengembangan profesionalisme guru dan peningkatan mutu pendidikan.

Setelah pelantikan Pengurus Wilayah, prosesi dilanjutkan dengan pelantikan Pengurus Daerah IGI Kota Medan, IGI Kabupaten Simalungun, dan IGI Kabupaten Toba oleh Ketua PW IGI Sumatera Utara, Rita Andriani Sitorus, S.Sos., M.Si.

Pelantikan pengurus daerah ini menjadi bagian penting dari penguatan struktur organisasi IGI hingga tingkat kabupaten/kota, sehingga program-program organisasi dapat dijalankan lebih dekat dengan kebutuhan guru dan satuan pendidikan di daerah.

Kepala Dinas Pendidikan Sumut Tekankan Kolaborasi dan Dampak Nyata

Dalam sambutannya, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara menekankan pentingnya IGI Sumatera Utara untuk terus membangun kolaborasi dan sinergisitas dengan berbagai pihak dalam menjalankan peran strategis organisasi profesi guru.

Menurutnya, IGI memiliki peran penting sebagai penggerak komunitas guru, penggerak peningkatan kompetensi guru, pelaksana advokasi dan perlindungan guru, pendorong inovasi pembelajaran, pengembang kemitraan, serta penggerak riset, publikasi, dan apresiasi.

Ia berharap IGI Sumatera Utara tidak hanya aktif menjalankan kegiatan organisasi, tetapi juga mampu menunjukkan dampak nyata terhadap peningkatan mutu pendidikan, khususnya kualitas guru dan kualitas pembelajaran di Sumatera Utara.

Pesan tersebut menjadi penguatan bagi pengurus yang baru dilantik agar program kerja yang dirancang tidak berhenti pada tataran administratif, melainkan diwujudkan melalui kegiatan yang terukur, berkelanjutan, dan dirasakan manfaatnya oleh guru maupun satuan pendidikan.

Rita Andriani Sitorus: Merajut Sinergi, Menguatkan Organisasi, Memajukan Guru

Ketua PW IGI Sumatera Utara, Rita Andriani Sitorus, S.Sos., M.Si., menyampaikan bahwa pelantikan bukanlah akhir dari sebuah proses, melainkan awal dari tanggung jawab dan pengabdian bersama untuk memajukan organisasi serta meningkatkan kualitas pendidikan.

Ia berpesan kepada seluruh pengurus wilayah dan pengurus daerah yang baru dilantik agar menjaga amanah, memperkuat kebersamaan, membangun komunikasi yang terbuka, serta mengedepankan kolaborasi dalam setiap pelaksanaan program.

Menurut Rita, kekuatan organisasi tidak hanya ditentukan oleh struktur kepengurusan, tetapi juga oleh kesediaan setiap pengurus untuk bekerja bersama, saling mendukung, dan menghadirkan solusi atas kebutuhan guru di lapangan.“Jabatan dalam organisasi adalah amanah untuk melayani. Mari kita bergerak bersama, saling menguatkan, dan memastikan setiap program IGI benar-benar memberikan manfaat bagi guru. Kita ingin IGI Sumatera Utara semakin kuat organisasinya, dekat dengan daerah, maju gurunya, dan dirasakan manfaatnya oleh anggota,” demikian pesan yang menegaskan arah kepemimpinannya.

Ia juga mengajak pengurus IGI Sumatera Utara, IGI Kota Medan, IGI Kabupaten Simalungun, dan IGI Kabupaten Toba untuk segera menindaklanjuti hasil Rakerwil melalui program kerja yang realistis, terukur, dan sesuai dengan kebutuhan guru di wilayah masing-masing.

Rita menekankan bahwa keberhasilan Rakerwil tidak hanya diukur dari terselenggaranya persidangan dan pelantikan, tetapi terutama dari konsistensi pengurus dalam merealisasikan keputusan bersama. Karena itu, koordinasi, pembagian peran, komunikasi antarpengurus, dan evaluasi berkala perlu menjadi bagian dari budaya kerja organisasi.

Rakerwil sebagai Titik Awal Gerakan IGI yang Berdampak

Pelaksanaan Rakerwil I dan pelantikan pengurus ini menjadi tonggak awal bagi PW IGI Sumatera Utara periode 2026–2030 dalam membangun organisasi yang semakin solid, inklusif, dan berorientasi pada dampak.

Melalui penguatan kompetensi guru, pemanfaatan teknologi dan kecerdasan buatan, perlindungan profesi, pengembangan kemitraan, serta peningkatan kualitas pembelajaran, IGI Sumatera Utara diharapkan mampu mengambil peran yang semakin strategis dalam menjawab tantangan pendidikan masa kini.

Dengan semangat “Merajut Sinergi, Menguatkan IGI Sumatera Utara, Menggerakkan Guru, Berdampak”, seluruh pengurus diharapkan menjadikan hasil Rakerwil sebagai komitmen bersama untuk bekerja nyata, memperluas kolaborasi, dan menghadirkan perubahan positif bagi guru, peserta didik, serta dunia pendidikan di Sumatera Utara.

IGI Sumatera Utara: Merajut kebersamaan, saling menguatkan, dan menghadirkan dampak nyata bagi pendidikan.
Sunni Aulia - Ketua Bidang Medpub IGI Sumut.