Jakarta, IGI.OR.ID– Ikatan Guru Indonesia (IGI) secara resmi merekomendasikan enam jajaran pengurusnya untuk mengikuti Pelatihan untuk Pelatih / Training of Trainers (ToT) Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan (PPNK) Angkatan 41. Kegiatan tatap muka tingkat nasional ini diselenggarakan langsung oleh Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI di Jakarta, berlangsung dari 7 September hingga 16 September 2026.
Langkah strategis ini merupakan implementasi nyata dari Nota Kesepahaman yang telah disepakati antara IGI dan Lemhannas RI. Sinergi ini bertujuan untuk menginternalisasi nilai-nilai kebangsaan secara mendalam, agar nantinya dapat dideseminasikan kepada para guru dan siswa di seluruh penjuru tanah air.
Ketua Umum Ikatan Guru Indonesia, Dr. Danang Hidayatullah, S.H.I., M.M., menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Gubernur Lemhannas RI, Dr. TB Ace Hassan Syadzily, M.Si. atas kesempatan berharga ini.
"Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Gubernur Lemhannas RI atas kesempatan dan fasilitasinya sehingga terjalin kemitraan strategis ini. Keikutsertaan para pengurus IGI dalam ToT PPNK Angkatan 41 ini adalah komitmen konkret kami untuk mencetak pendidik yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki jiwa nasionalisme yang kokoh. Ini adalah investasi jangka panjang untuk menyiapkan generasi penerus yang tangguh demi menyongsong visi Indonesia Emas 2045. Kami akan merekomendasikan pengurus IGI untuk angkatan selanjutnya," ujar Danang.
Berikut adalah jajaran pengurus IGI yang mendapatkan rekomendasi resmi untuk mengikuti pelatihan intensif tersebut:
Dr. Jasmansyah, S.Pd., M.Pd., MH. (Wakil Ketua Umum PP IGI)
Harjono, S.Pd., M.Si. (Ketua Wilayah IGI Banten)
Dr. Imron, S.Pd., M.Pd. (Ketua Wilayah IGI Jawa Tengah)
Ayu Dwi Puspitasari, M.Pd. (Ketua Daerah IGI Indramayu)
Haryatiningsih, S.Pd., M.Pd. (Ketua Daerah IGI Kota Banjar)
Ir. Neni Utami Adiningsih, MT (Ketua Daerah IGI Kabupaten Bandung)
Selama sepuluh hari pelaksanaan, para peserta dibekali dengan materi pemantapan nilai-nilai kebangsaan, wawasan nusantara, ketahanan nasional, serta metode kepelatihan efektif. Setelah menyelesaikan program ToT ini, para pengurus di tingkat pusat hingga daerah tersebut diproyeksikan menjadi motor penggerak dan instruktur utama dalam menularkan semangat nasionalisme di wilayah kerja masing-masing.


Tanggapan & Komentar Pembaca (0)
Tulis Tanggapan Anda