TOC BANDA ACEH BUKAN SEKEDAR SHARING ILMU TAPI JUGA MENJALLIN UKHUWAH

0
537

AINUL MARDHIAH, S.Ag

Fungsionaris IGI Aceh Timur

Seharian perjalanan kami lalui untuk sampai ke acara TOC di Provinsi Aceh mulai dari Aceh Timur ke Banda Aceh. Kami menginap di salah satu rumah Pengurus IGI Aceh Timur yang berlokasi di Lueng Bata Banda Aceh. Semangat kami untuk mengikuti acara TOC. Kami senang bisa bersama2 mereka ke banda dan tidur pun di tempat yg keadaannya sama apa adanya. Subuh Rabu tanggal 6 Desember kami pagi–pagi sudah persiapkan diri untuk menuju tempat acara karena ditakutkan jalanan macet. Teman-teman pakai baju putih berlogo IGI sedang saya baju basah tidak bisa bawa, pak Aiyub menawarkan bajunya, akhirnya saya pakai bajunya di luar sedang di dalam hitam. Intinya saya juga harus baju putih IGI walau pin IGI tetap saya bawa yang rencana mau pakai pin aja. Akhirnya kami berangkat dari penginapan yang lemanyan jauh juga dari tempat acara.

Setiba di tempat acara TOC Pada hari Rabu tanggal 6 Desember yang pembukaan tidak kami hadiri karena kami baru sampai malamnya, berhubung di Aceh Timur kami pun masih ada acara full jam. Pembukaan sudah berakhir yang rencanakan dibuka oleh Kepala Dinas tidak jadi karena peserta belum banyak yang hadir yang dari jauh,  akhirnya diwakilkan pada Kabid Dikmen Dinas Provinsi dan acara pembukaan akhirnya di siang hari Rabu tanggal 6 Desember 2016. Setelah pembukaan, Mr Khairuddin Ketua IGI Aceh Timur memegang kendali. Paginya diisi oleh Mr Heri dari samsung beliu berdiri tepat di depan kami duduk dan so pasti sangat jelas walau suaranya agak kecil.

Kami sampai di kantor Dinas Pndidikan Provinsi hampir salah masuk, berhubung belum masuk ke kantor dinas yang ini, rupanya ini kantor dinas provinsinya , padahal dulu sering aku lewati. Setiba kami di gerbang masuk berawal dengan selfi-selfi duk dokumen sekembali ke atim nanti. Kami belum makan ya akhirnya makan dulu baru bergegas naik ke atas menuju ruang acara, kali ini kami tepat waktu sebelum daerah-daerah lain tiba kita no one. Kitalah yang menyambut teman-teman dari daerah lain, luar biasa Takengon, Bener Meriah, Aceh Besar, Pidie dan lain-lain ikut datang, kami salaman bagaikan saudara kandung yang sudah lama kami tinggalkan. Sangking terharunya jumpa cekgu yang luar biasa tak terasa lelah seharian di jalan dan tidur pun tak nyenyak.

Acara demi acara kami lalui yang bertema Bahan Ajar Berbasis Adroid yang diisi oleh Mas Heri dan dilanjut oleh pak Khairuddin dari Aceh Timur. Di aceh timur kami sebagian materi telah dapat dari alumni TOT surabaya dari pak Khairuddin sendiri beliau adalah Ketua IGI Aceh Timur yang saat ini dipromosi ke pengurus pusat IGI dan pak Fitriadi Mahmud yang sekarang telah menjadi Ketua IGI Aceh Timur peralihan dari Mr Khairuddin . Walau demikian, acara tetap kami ikuti sesi demi sesi melalui tanya jawab.

Tampilan yang ada di Samsung A8 emang sangat luar biasa dan sangat memudahkan guru di bandingkan membawa laptop yang harus pakai kabel bila mau menampilkan bahan ajar. Minat guru untuk memiliki A8 ini pun sangat meningkat maunya A8 ini di gratiskan bagi yg telah mengikuti TOC agar yang lain akan termotivasi untuk bisa ikut acara-acara besar ini.

Tema bahan ajar berbasis adroid ini lebih memudahkan guru yang mampu IT dalam mengaplikasikan bahan ajar di kelasnya dan akan lebih mudah dalam membantu teman– teman karena tidak banyak menghabiskan waktu bisa sambil jalan, apalagi di dalam SAMSUNG A8 udah ada “share it”, kita lebih mudah berbagi aplikasi sesama pemakai samsung.

Di sore harinya acara TOT berakhir sambil menunggu pengurus wilayah tiba untuk acara lanjutan Rakerwil, saya sempatkan telepon kakak yang kerja di Rumah Sakit Jiwa Prov. Pulangnya beliau singgah di tempat acara kami. Saya banyak cerita tentang samsung, aplikasi-aplikasi yang ada di dalamnya, sampai–sampai kakak bilang belilah satu tapi ada diskon gak … hehe,  saya senyum–senyum aja ya ada lah. Akhirnya kakak ajak saya ke rumahnya dengan membawa tab sambill membuka–buka aplikasi yang menarik lainnya. Bliu janji akan mengantarkan saya kembali ke tempat acara habis Magrib. Kebersamaan membuat kita bahagia dan bisa, mau itu pintunya, silahkan buka pintu niscaya semua akan ada jalannya.

Tiba malam hari saya di antarkan kembali ke tempat acara Rakerwil yg akan membahas IGI Aceh  kedepan dengan memakai A8, hasil–hasilnya lebih mudah di paparkan lewat A8 dan semua berjalan lancar yang disimpulkan oleh Puji Satria dari pengurus IGI Aceh Timur lewat A8. Sebelumnya jg wilayah membuka sesi tanya jawab tanggapan sangat luar biasa,  masukan-masukan yang dipaparkan oleh beberapa pengurus IGI di berbagai daerah di Aceh, yang paling banyak dari pengurus igi Aceh Timur terutama dari Mr. Khairuddin Budiman dan Nanda Saputra. Janji berakhirnya acara jam 9 malam tak terasa sampai jam 10 malam. Alkhir acara kami bergegas pulang ke tempat di mana kami tidur di awal sampai.

Berawal senang berakhir sedih ke esokan harinya  mendengar saudara–saudara kami di pijay ketimpa musibah di karenakan gempa yg luar biasa dahsyatnya, Alhamdulillah sebelum subuh kami dah siap -siap anterian mandi, namun ada teman–teman yang masih tidur. Gempa terjadi saya langsung istighfar dan menyebut nyebut nama Allah, bu … bangun gempa … istigfar bu … itu yang keluar di mulut saya sambil mata memandang ke sekeliling untuk ambil ancang-ancang lari keluar sambil mengajak teman keluar, kami cuma berdua di kamar itu putri. Teman – teman putra mereka di luar. Kami keluar mereka pun berhamburan keluar ada yang gak tau pintu sangking paniknya. Alhamdulillah kami selamat, banda aceh bukan pusat gempanya akan tetapi yang menjadi pusat gempa adalah di Pidie Jaya. Pulangnya kami lewati tempat kejadian sempat melihat mesjid–mesjid runtuh, toko–toko, rumah–rumah dan sekolah juga, posko–posko udah berdiri untuk tempat mereka berteduh. Bantuan berdatangan dari segala penjuru. Alhamdulillah kami pun sampai di tempat tujuan dengan selamat walau sempat masuk kampung ketika di arahkan petugas masuk lewat jalur kampung dari belakang dayah Jeubala Amal. Alhamdulillah yang penting kami semua selamat.

Comments

comments

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here