MEMULAI LITERASI DARI ATAS BUKIT

0
626

Tim Ikatan Guru Indonesia Kabupaten Aceh Timur mendapat undangan dari Kelompok Kerja Guru (KKG) Panglima Polem di sekolah induk SD Negeri 3 Julok Rayeuk Utara Kecamatan Indra Makmu untuk menggugah guru-guru di KKG tersebut terbangkit kesadaran akan literasi dan membudayakan literasi di sekolahnya masing. Ini yang pertama bagi IGI Kabupaten Aceh Timur di tahun 2017 mengisi kegiatan seminar literasi. Terlebih kegiatan kali ini sebenarnya sudah dijadwalkan pada Sabtu 14 Januari lalu, namun sehubungan dengan banjir yang melanda sebagian kecamatan Indra Makmu akibat curah hujan yang tinggi, maka kegiatan ini ditunda dan dilaksanakan kembali pada hari ini, 19 Januari 2017.

Letak lokasi KKG ini sangat jauh dari ibukota kabupaten, yaitu sekitar 70 KM dari Idi, ibukota kabupaten Aceh Timur. Daerah ini pula yang dijadikan sebagai sekolah-sekolah sasaran untuk penempatan guru-guru muda SM3T di kabupaten Aceh Timur. Jalan yang dilalui tidak terlalu bagus lagi aspalnya, bahkan banyak yang sudah berlubang, serta beberapa areanya sangat curam. SD Negeri 3 Julok Rayeuk Utara terletak di atas perbukitan yang masih sangat asri dengan pemandangan perkebunan sawit.

Tim IGI Kabupaten Aceh Timur tiba di lokasi pada pukul 10 pagi dan sudah dinanti oleh guru-guru peserta KKG yang terdiri dari 5 sekolah binaan di Gugus Panglima Polem. Kepala Sekolah, Sumiyati, S.Pd sekaligus ketua gugus, sangat senang dengan kehadiran IGI yang membawa pencerahan tentang literasi di gugus mereka, terlebih laskar literasi IGI sangat dinanti kehadirannya semenjak beberapa minggu yang lalu, karena itu beliau berharap narasumber dari IGI mampu menanamkan kesadaran bagi para guru peserta KKG agar gemar membaca dan mampu menggerakkan literasi di sekolahnya masing-masing. Hal tersebut senada dengan harapan pengawas pada saat membuka kegiatan di KKG Gugus Panglima Polem, H. Mukhtar yang mengungkapkan pentingnya literasi yang harus di mulai secara kontinuitas di sekolah masing-masing. Kehadiran IGI menurut Mukhtar diharapkan mampu menjadi pelita dalam tumbuhkembang gerakan literasi di Kabupaten Aceh Timur.

Tim IGI yang datang ke lokasi kegiatan terdiri dari Khairuddin, Nanda Saputra, Ainul Mardhiah, Puji Satria dan Nurul Wardhatillah serta Ria Agustini pengurus sekaligus pengarah acara di kegiatan KKG ini. Sesi pertama dibuka oleh Nanda Saputra yang menjelaskan tentang keberadaan IGI secara nasional dan peran yang dapat dilakukan IGI Aceh Timur. Penguatan materi dilakukan oleh Puji Satria yang menjelaskan tentang skema program IGI Aceh Timur, IGI Visits Schools. Perlunya materi pembuka sebelum materi literasi disampaikan karena belum semua peserta KKG Panglima Polem yang berhadir 53 guru pada hari ini  sudah menjadi anggota IGI. Karena itu, setelah materi pembuka disampaikan diharapkan akan ada yang menjadi anggota IGI setelah KKG hari ini berlangsung.

Sesi inti tentang menumbuhkan serta membudayakan Literasi di sekolah disampaikan oleh Khairuddin yang juga mantan Ketua IGI Kabupaten Aceh Timur. Khairuddin memaparkan pentingnya memiliki kesadaran literasi yang ternyata telah menjadi perintah Allah sejak abad lalu bagi ummat muslim, terlebih perintah membaca merupakan wahyu yang pertama sekali turun sebagai perintah Allah, bukan thaharah, shalat, puasa dan sebagainya. Di sisi lain, pada rangkaian surat Al-‘Alaq tersebut juga termaktub kewajiban manusia untuk menulis, mengajarkan secara kalam. Karena ternyata literasi merupakan perintah Tuhan, maka tantangan yang diangkat oleh Khairuddin adalah Literat atau Masuk Neraka. Karena dampak tidak literasi ternyata bisa menyebabkan seseorang gampang disesatkan oleh orang lain, serta tidak cakap dalam memilah informasi yang bisa saja sebagian besar diantaranya  hoax.

Literasi menjadi sesi inti kegiatan tersebut, Khairuddin mengajak peserta berdiskusi dan mengeksplorasi ide tentang ide literasi bagaimana yang dapat diterapkan di sekolahnya, sesuai dengan kapasitas siswa serta bagaimana memancing minat siswa untuk membaca lalu menuangkan dalam bentuk tulisan-tulisan baik berupa sinposis, karya sastra seperti puisi, cerpen dan sebagainya.

Menutup kegiatan, tim IGI Kabupaten Aceh Timur memberikan hadiah buku bagi pengembangan perpustakaan sekolah atau KKG Panglima Polem.

IGI || Sharing and Growing Together

Comments

comments

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here