KITA BISA KARENA TOC

2
677

AAN KHOJANAH

Peserta TOC IGI Banten

Betapa bahagianya saat itu, saya mendapatkan berbagai ilmu pengetahuan tentang IT yang sangat berguna bagi kemajuan pendidikan dalam rangka mencerdaskan. Bangsa yang belum pernah mendapatkannya dalam pelatihan-pelatihan sebelumnya.

Kegiatan tersebut bernama TOC Training of Coach yang dilaksanakan pada hari Senin – Selasa, 26-27 Desember 2016 yang dilaksanakan oleh IGI provinsi Banten. Kegiatan ini berlangsung selama 2 hari di gedung DPRD provinsi Banten. Acara kegiatan dibuka oleh Asda II Provinsi Bànten Ir. Hj. Eneng Nurcahyati. Beliàu merasa bangga terhadap IGI yang menyelenggàrakan kegiatan TOC sebagai bekàl guru dalam meningkàtkàn kompetensi siswa. Beliau juga menyampàikan beberapa pesan kepada peserta TOC agar kegiatan ini harus benar- benàr diimplementasikàn dalam pembelajaran.

Kegiatan TOC tersebut dilaksanalan pada awal libur sekolah. Di saat orang-orang menikmati liburan bersama keluàrga tapi saya tetap semangat menuntut ilmu demi suatu perubahan. Saya merasa tidak begitu piawai dalam menggunakan IT maka dàri itu tidak saya sia-siakan wàktu terlewatkan begitu saja.

Kegiatan TOC sarat dengan ilmu Teknoloģi Informaai yang menggunakan tanblet A 8 sebagai medianya. Kegiatan ini disponsri oleh PT Samsung. Materi kegiatan bervariasi, mulài pengenalàn tab A 8 samsung, sagusablog, animasi drawing, Menemu Baling, Google Drive, PPT, sparkol, pembelajaran komik, dan lain-lain.

Training of Coach adalah bèntuk kegiatan yang benar-benar mèmbuat guru menjadi lebih kreatif dan inovatif. Guru akan termotivasi untuk menghasilkan karya dari aplikasi- aplikasi yang ada di tab A 8 tersebut. Salah satunya membuat tulisan dengan mudah tanpa harus menulis terlebih dahulu. Dengan aplikasi S Note dengan metode menemu baling maka kesulitan menulis akan teratasi. Hasil tulisan itu dapat dishare melalui blog yang sudah dibuat sendiri saat latihan.

Saya sebagai guru bahasa Indonesia yang membutuhkan IT sebagai media pembelajaran, merasa tertantang untuk meningkatkan kompetensi. Salah satunya aplikasi komik bisa dijadikan sebagai media dalam pembelajaran menulis cerita melalui media gambar komik. Berkat Ibu Neli Fori Karliana sebagai senior saya yang selalu memberi kesempatan untuk mengikuti berbagai kegiatan kompetensi, akhirnya saya berada di organisasi profesi yang sarat dengan kegiatan kompetensi guru.

Kegiatan TOC ini benar-benar membuat saya terpacu untuk membuat sesuatu karya yang bermanfaat dalam mengembangkan kompetensi saya sebagai guru. Majulah bersama IGI karena di dalamnya terdapat sejuta gudang ilmu yang tidak akan habis. Bersama para trainer yang terlatih Kuta Bisa menjadi Guru yang Kompeten.

Tiga bulan sudah, organisasi profesi IGI resmi keanggotaannya di Kabupaten Pandeglang . Baru seumur jagung, keanggotaan ini sudah membuat saya memilik perubahan dan wawasan tentang IT sebagai penunjang keberhasilan pembelajaran.

Awalnya keanggotaan ini hanya beberapa orang saja. Kami bersembilan berkumpul mendeklarasikan pembentukan ketua IGI Kabupaten Pandeglang di bawah bimbingan ketua IGI Wilayah Provinsi Banten. Saat itu secara aklamasi terpilihlah ketua IGI Kabupaten Pandeglang Ibu Neli Fori Karliana guru SMA Negeri 2 Pandeglang. Beberapa minggu kemudian terbentuklah pengurus IGI Kabupaten Pandeglang yang kemudian duresmikan pelantikannya oleh ketua umum pusat pada tanggal 23 Oktober 2016

Langkah pertama kami malaksanakan audiensi dengan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pandeglang. Beliau merespon
Keberadaan organisasi IGI di Kabupaten Pandeglang bahkan beliau bersedia sebagai penasihat. Didukung ole Pembina Drs. Wahya, M.Pd. pengawas SMA Kabupaten Pandeglang dan Ir. Ari Ekoprianto Kepala Sekolah dan juga Ketua Yayasan Baitul Hamdi kabupaten Pandeglang.
IGI di Kabupaten Pandeglang terus melaju perlahan tapi pasti dengan dukungan anggota yang semakin bertambah. Jumlah anggota sampai saat ini sebanyak 73 orang dari berbagai jenjang pendidikan.
Sejak awal kami optimis bahwa IGI akan terus berkembang di Pandeglang apalagi didukung oleh ketua yang notabene sebagai ketua MGMP. Melalui wadah MGMP kami mulai bergerak untuk menyosialisasikan IGI kepàda teman-teman. Informasi yang kami sampàikan alhàmdulilah mendapat respon yang akhirnya sekitar 27 orang anggotà MGMP Bahasa Indonesia masuk menjaďi anggota IGI. Selain itu, kami pengurus terus memberikan informasi lewat media sosial elektronik dan melalui pelatihan. Akhirnya jumlah anggota semakin bertambah. Sekarang sudah mencapai 63 orang

Walaupun baru berumur 3 bulan, organisasi ini sudah menunjukkan eksistensinya dalam hal peningkatan kompetensi guru. Kegiatan yang pertama dilakukan yaitu sosialisasi literasi dilaksanakan di gedung sekretariat IGI Kabupaten Pandeglang SMK Baitul Hamdi, dengan pembicara utama Ketua Umum IGI Pusat Bapak Muhamad Ramli Rahim. Kegiatan kedua saat peringatan HGN di Sentul, IGI Kabupaten Pandeglang melaksanakan workshop pemanfaatan komik sebagai media pembelajaran. Kegiatan tersebut dihadiri oleh guru-guru yang ada di Kabupaten Pandeglang dengan jumlah peserta kurang lebih 100 orang. Kegiatan tersebut lebih menarik saat terjadi kontak langsung dengan anggota IGI yang ada di Sentul dan dengan anggota IGI lainnya di seluruh wilayah yang sedang sama-sama melaksanakan kegiatan workshop melalui video call.

Comments

comments

2 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here