IGI VISIT MY LIFE

0
622

SUSANTI, S.Pd.I

Guru SD Pidie

Sedikit cerita pengalaman saya saat memasuki dunia IGI, saya adalah seorang mahasiswa yang baru saja siap sarjana PGMI, mengajar merupakan dunia baru dalam aktivitas kehidupan saya pribadi, menjadi guru saya berfikir kita hanya perlu memahami materi kemudian mentransfernya ke pada peserta didik, dengan berbagai media pembelajaran namun tidak dengan IT, tapi lebih bersifat alamiah alias apa adanya media di lingkungan siswa itu sendiri mengingat menurut saya objek pendidikan yang saya dalami menyangkut dengan siswa yang masih berumur 7-12 tahun.

Tak berapa lama kemudian dalam proses belajar mengajar saya disuguhkan dengan kata IGI dan program Sagusatab lewat teman-teman di Kab. Pidie, karena saya dulunya merupakan salah satu mahasiswa, jadi saya juga salah seorang yang paranoid kalau dengan masalah IT, oleh karena itu tidak lama kemudian saya menjadi anggota IGI Kab. Pidie dan mengikuti beberapa workshop yang diadakan oleh IGI Kab. Pidie, sehingga berakhir saya diberikan kesempatan emas untuk mengikuti TOT Samsung Nasional di Banda Aceh.

Seiring berjalannya waktu dalam TOT Seminar samsung Nasional di Banda Aceh, kemaren saya terenyuh dan menyadari suatu hal bahwa IGI Visit my life, IGI telah merubah pola pikir saya untuk terus berkarya dan menciptakan perubahan dalam dunia pendidikan, semangat leader of change saat saya menjadi mahasiswa dulu Alhamdulillah terpenuhi sudah lewat program-program yang diadakan oleh IGI dan juga lewat TOT kemaren, saya menyadari bahwa besarnya pengaruh IT dalam kehidupan kita khususnya dibidang pembelajaran, lewat TOT Samsung Nasional kemaren saya belajar satu hal yaitu Demokratis lewat “menemu baling” yang merupakan terobosan dari Samsung Tablet A8.

Dan hal itu saya praktekkan langsung selepas acara TOT Samsung Nasional yang dilanjutkan dengan acara RakerWil kemaren. Dimana hasil musyawarah sari setiap leader IGI Aceh langsung tercafer ke dalam catatan saya di Samsung Tablet A8 dengan program menemubaling dan disitu saya dapat melihat besarnya sikap menghormati, menghargai, dan lapang dada dalam menyingkapi setiap problem yang dialami oleh setiap leader IGI.

Salah satu program Go Green yang pernah saya cetuskan pada masa saya kuliah dulu, setelah selesai kuliah saya pikir bahwa saya sudah tidak bisa melanjutkan program go green lagi, tapi ternyata lewat TOT kemaren saya saya menyadari ternyata dengan IT kita dapat menyelamatkan dunia dari melindungi penebangan pohon dengan menghemat kertas untuk menulis, jadi artinya kita tidak lagi perlu menghabiskan uang untuk membeli kertas, serta alat tulis lainnya, dan kita juga telah melindungi alam dengan menghemat kertas untuk menulis.

IGI visit my life, IGI telah merubah saya untuk terus berkarya, dan save world lewat IT.

Satu kalimat yang selalu saya ingat dan menjadi sebuah renungan bagi saya yaitu “Apabila kamu hidup dalam mimpimu yang sama, maka kamu tidak perlu bangun, because you are living your dream“. Salam hangat IGI Pidie

Comments

comments

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here