BERSAMA IGI MENINGKATKAN KOMPETENSI GURU

0
739

SAR’AH JUMSANAH

TOC IGI BANTEN

Guru adalah tenaga pendidik yang harus selalu meningkatkan kompetensinya setiap saat, seiring perkembangan teknologi saat ini dan kurikulum yang terus mengalami perubahan. Karena Dunia pendidikan harus mencetak peserta didik-peserta didik yang unggul dalam segala bidang, yang dapat berperan serta membangun bangsa dan negara ini ke arah yang lebih baik lagi.

Kompetensi guru meliputi kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi sosial, dan kompetensi profesional. Yang mana kompetensi-kompetensi ini harus dimiliki guru untuk mendidik dan menciptakan manusia seutuhnya seperti yang tertuang dalam Undang-Undang.

Dalam melaksanakan tugas keprofesionalan, guru berhak memperoleh kesempatan untuk meningkatkan kompetensi, memperoleh pelatihan dan pengembangan profesi dalam bidangnya.

Guru juga wajib memiliki kualifikasi akademik, kompetensi, sertifikat pendidik, sehat jasmani dan rohani, serta memiliki kemampuan untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional.

Untuk memenuhi tuntutan itu IGI mengadakan Training of Coach (TOC) pada tanggal 26 s.d. 27 Desember 2016 bertempat gedung serbaguna DPRD Provinsi Banten, dengan tema mendidik guru membangun bangsa. Tujuan dari pelatihan ini adalah agar guru-guru dapat menguasai pengetahuan, keahlian dan perilaku yang dapat diterapkan dalam aktivitas sehari-hari di tempat mengajarnya.

Dalam TOC tersebut diberikan materi-materi seperti optimalisasi A8,  sagusablog, PTK lanjutan, mengoptimalkan power point,  sparkol. Materi – materi tersebut dapat diaplikasikan dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah, sehingga kompetensi guru tidak diragukan lagi karena dalam mengajar guru sudah menggunakan sarana dan media pembelajaran yang kreatif dan berbasis IT. Dalam mengajar guru tidak akan monoton, dan peserta didik akan mengikuti pembelajaran dengan fokus terhadap materi yang sedang diajarkan.

IGI dengan motto sharing and growing together mau mencetak trainer-trainer handal yang berasal dari guru. motto tersebut dapat diartikan dari anggota untuk anggota dan oleh anggota, yang mana anggota IGI adalah guru. Setiap guru yang memiliki kompetensi dalam bidang tersebut dapat berbagi dengan guru yang lain, sehingga semua guru dapat kompeten di bidangnya. Dan akhirnya peserta didik pun akan kompeten pula. Serta setelah selesai mengikuti pembelajaran di suatu Satuan pendidikan peserta didik tersebut akan lebih dapat bertahan untuk melanjutkan kehidupannya.

Comments

comments

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here