BELAJAR KOMIK DI SMKN 8 LHOKSEUMAWE

0
653

Ikatan Guru Indonesia (IGI) Kota Lhokseumawe melalui program IGI Visit School mengadakan workshop media pembelajaran berbasis komik di SMKN 8 Lhokseumawe. Kegiatan tersebut terlaksana berkat kerjasama IGI Kota Lhokseumawe dengan SMKN 8 Lhokseumawe berlangsung Sabtu (7/1) di gedung sekolah tersebut. Tim IGI Kota Lhokseumawe terdiri atas 4 (empat) orang yang dipimpin langsung oleh Ketua IGI Kota Lhokseumawe. Kegiatan tersebut di buka oleh Kepala SMKN 8 Lhokseumawe, Dra. Nurmasyitah, M.Pd dan diikuti oleh guru SMKN 8 Lhokseumawe.

Kepala SMKN 8 Lhokseumawe saat membuka kegiatan workshop mengucapkan terima kasih kepada IGI Kota Lhokseumawe yang telah memilih sekolah tersebut sebagai salah satu sekolah dalam program IGI Visit School. Beliau mengharapkan agar seluruh peserta mengikuti kegiatan tersebut dengan sungguh-sungguh dan menyerap ilmu yang sebanyak-banyaknya dari narasumber. Beliau juga mengharapkan agar peserta mampu menghasilkan media pembelajaran berbasis komik dan mengimplementasikan dalam pembelajaran di kelas. Beliau juga meminta Ketua IGI Kota Lhokseumawe untuk memperkenalkan IGI.

Ketua IGI Kota Lhokseumawe, Jon Darmawan, M.Pd saat memperkenalkan IGI menjelaskan bahwa IGI Kota Lhokseumawe memfokuskan diri pada 2 (dua) hal yaitu, pertama mengajak guru mengembangkan diri guna meningkatkan kompetensinya; kedua bagaimana mengajak siswa agar mau membaca dan menulis yang lebih dikenal dengan literasi. Pada kesempatan tersebut juga diperkenalkan program IGI Visit School dengan 10 (sepuluh) kegiatan secara gratis.

Setelah menerima penjelasan tersebut, Kepala SMKN 8 Lhokseumawe sangat menghargai program IGI dan meminta agar IGI tidak bosan-bosannya ke sekolah tersebut untuk mengadakan pelatihan-pelatihan guru terutama mengenai literasi produktif dan karya tulis. Beliau juga mengaku baru kali ini mengenal IGI, padahal IGI sudah lahir sejak tahun 2009.
Narasumber workshop yang juga Ketua IGI Kota Lhokseumawe memberi penjelasan secara terperinci tentang bagaimana membuat media pembelajaran berbasis komik. Beliau dibantu oleh 3 (tiga) orang pemandu yaitu Didi Pianda, Fadlullah, dan Irdatul Fitri guna membimbing dan membantu peserta dalam kegiatan workshop. Peserta sangat antusias mengikuti kegiatan tersebut. Sampai kegiatan selesai, tidak ada satu orangpun yang meninggalkan ruang kegiatan. Mereka berusaha mengeksplor sebanyak mungkin ilmu media pembelajaran berbasis komik dari tim IGI Kota Lhokseumawe. Diakhir acara, peserta mengharapkan agar ada kegiatan pelatihan lanjutan dengan materi berbeda guna meningkatkan kompetensi guru.

Comments

comments

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here