AKSI MASTER KOMIK DI ACEH TIMUR

0
1051

babe

Banyak kisah dari kehadiran tutor IGI di daerah. Kali ini IGI aceh timur kedatangan master komik IGI, Pak Abdul Karim. Tiada penyambutan istimewa kredatangan beliau, hanya supir taksi bayaran yang ambil beliau di Kuala Namu Airport dan langsung diinapkan di ruang kepsek SMA Negeri Unggul Aceh Timur. Ini sengaja, supaya sang master bisa langsung tidur di taksi tanpa ada gangguan diskusi bila yang jemputnya adalah pengurus IGI Aceh Timur.

Pukul 3 pagi lewat sedikit, pak Karim mendarat di unggul. Dan paginya, setelah sarapan langsung saya jemput dan bawa lari ke aula SMA Negeri 1 Peureulak. Di SMAN 1 Peureulak inilah workshop pembuatan media pembelajaran berbasis komik akan dilaksanakan.

Peserta dan tim panitia sudah menunggu di perlak. Sebelum sampai di lokasi kegiatan, beliau singgah di warkop Aseli. Menyicipi kopi telor kocok ala aceh yang mak nyos. Di warkop sudah siap bergabung juga tim dari pidie di bawah komando pak Junaidi.

Memulai sesi, pak karim menyampaikan pengantar tentang betapa pentingnya merubah karakter, mental guru guru kita. Kalau materi pelajaran, hampir semua guru sudah menguasainya, tetapi di luar itu sangat jarang guru kita mau membaca hal hal yang di luar mmateri pelajarannya. Ini berkaitan dengan tingkat literasi guru-guru kita. Betapa mubazirnya bila laptop guru guru hanya digunakan untuk mesin tik. Guru memang ada perubahan jaman sekarang, guru bawa 2 tas ke sekolah, satu tas berisi buku dan satu lagi tas laptop. Buku buku berisi teks, dan laptopnya juga hanya digunakan untuk membuat teks atau menggunakan laptop sebagai mesin tik.

Guru anggota IGI harus mampu mengggunakan laptop lebih dari sekedar memproduksi teks, tetapi bisa menghasilkan gambar, video, atau bahkan mengkombinasikanteks dengan gambar dan video. Guru IGI harus mampu berada di garda terdepan perubahan kemajuan teknologi ini. Kita harus mampu mendorong semua guru bersenyawa dengan teknologi sehingga tekologi bukanlah sebuah beban melainkan sebagai teman yang membantu meringankan tugas tugas guru di sekolah.

Salut dan bangga disampaikan Ketum IGI Muhamad Ramli Rahim, daeng, ini salah satu pengurus daerah yang selalu punya kegiatan setiap minggunya. Tak banyak pengurus daerah yang bisa melaksanakan kegiatan mingguan di daerahnya. Tetapi daeng menitip sedikit harapan kepada Ketua IGI Aceh Timur adinda Khairuddin, agar Aceh Timur bisa mengajak Aceh Tamiang dan Kota Langsa hadir di kegiatan IGI sebagai bagian pengembangan IGI di Aceh.

Meskipun kegiatan kali ini terbatas kuotanya hanya untuk 100 orang, IGI berharap alumni kegiatan ini bisa mengajak teman teman guru di sekolah masing-masing mau belajar membuat komik untuk pembelajaran. Kepada pak karim dan pengurus IGI pusat, kami ucapkan terima kasih atas program peningkatan kompetensi ini. Semoga bermanfaat untuk peningkatan mutu pendidikan di Indonesia.

Aceh Timur,

Babe Nurdin

Waketum Pengembangan Regional Sumatera

Comments

comments

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here