AKHIR TAHUN IGI VISITS SCHOOLS IGI ACEH TIMUR ; MENGARUNGI BANJIR CINA

0
627

Undangan IGI Visits Schools penghujung tahun 2016 bukan ke Beijing atau Forbidden City apalagi Great Wall Tiongkok, bukan itu maksud Cina di atas. Namun ke suatu desa di Kecamatan Indra Makmu Kabupaten Aceh Timur, Seunubok Cina. Tepatnya tim IGI Aceh Timur diundang untuk memberikan materi tentang Penumbuhan dan Pembudayaan Literasi di Sekolah untuk SD Negeri Seunubok Cina yang jaraknya sekitar 46 km dari pusat ibukota Aceh Timur, Idi.

Tim IGI Visits Schools kali ini beranggotakan Khairuddin, Faisal, Puji Satria dan Ainul Mardhiah harus menempuh jalan yang lumayan terjal dan terlebih licin kalau sedang musim hujan. Beberapa areanya belum diaspal, hanya penimbunan tanah yang bisa buat mobil tersangkut, hingga akhirnya demi menghormati audien guru yang sudah antuasias menanti tim IGI Aceh Timur, kami memutuskan untuk naik ke lokasi dengan sepeda motor meski cuaca sudah sangat mendung. Kami tiba di lokasi tepat jam 10 pagi dengan guru-guru di SDN Seunubok Cina yang terlihat antusias menunggu sekitar 20 guru termasuk guru dari luar sekolah tersebut.

Suasana mendung tidak membuat surut kegiatan ini, bahkan Kepala SD Negeri Seunubok Cina Yustriadi sangat mengapresiasi kehadiran IGI dengan memberi pencerahan bagi sekolah pedalaman seperti SD ini. Lingkungan SD Seunubok Cina belum tersentuh oleh pencerahan literasi sementara perintah Iqra’ telah hadir ribuan tahun lalu. IGI sebagai organisasi profesi guru memberi nuansa keilmuan yang dirindukan oleh guru-guru di Aceh Timur, keberadaan IGI menjadi pembicaraan dengan program yang sangat ilmiah dan dinanti oleh guru-guru. Karena itu, secara khusus kepsek SDN Seunubok Cina berharap IGI Aceh Timur tetap bermitra dengan sekolahnya, sering-sering mengunjungi sekolah ini untuk penginkatan kapasitas guru yang sudah menjadi anggota IGI dengan prinsipnya sharing and growing together.

Penyampaian materi diawali oleh Puji Satria dengan memberi pengarahan IGI sebagai organisasi guru, serta peran IGI Aceh Timur bagi peningkatan kapasitas guru di kabupaten Aceh Timur melalui pelbagai program kegiatan. Materi Penumbuhan dan Pembudayaan Literasi Sekolah disampaikan oleh Khairuddin dan dilanjutkan oleh Faisal dengan menceritakan gerakan akseliterasi Surabaya sebagai ikon nasional kota literasi. Khairuddin dan Faisal adalah kader IGI Aceh Timur yang terpilih pada tahun 2016 menjadi duta literasi Propinsi Aceh serta berkesempatan mengunjungi dan mengobservasi program Literasi di kota Surabaya.

Penyampaian materi juga dilanjutkan dengan pengembangan literasi di sekolah khususnya dalam pembelajaran melalui literasi produktif, yaitu pemanfaatan sumber teknologi dalam literasi dan menjadikan teknologi mudah untuk menulis, meneliti serta membuat karya ilmiah. Akhir kegiatan, tim IGI Aceh Timur menyerahkan buku bagi perpustakaan SDN Seunubok Cina sebagai simbol bahwa guru harus gemar berbagi buku.

Hujan semakin deras, sebagian seunubok cina mulai licin jalanannya dan kami terpaksa berteduh hingga hujan reda memungkinkan untuk kembali ke rumah masing-masing meski harus melewati jalanan yang banjir.

Idi, 31 Desember 2016

Khairuddin

Comments

comments

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here