TOT Literasi Produktif Berbasis IT

0
555

andrew1

ANDREAS – Malang, Jawa Timur

Kecintaan para teman-teman dan sahabat-sahabatku di dunia IT sungguh sangat mengagumkan dan tiada bandingannya. Mereka mengekspresikan dengan segala yang bisa dilakukan. Dengan berbekal kemampuan yang mereka bisa, keuletan, ketelatenan dan kesabaran mereka terus mengepakkan sayapnya untuk terus eksis di dunia IT.

Sungguh mereka telah menanamkan kecintaan terhadap dunia IT didalam hati mereka, sehingga dalam bekerja mereka benar-benar bisa menikmati sekali pekerjaan itu.

20 Juni 2009 pertama kali saya mendengar istilah SaGuSaLa (Satu Guru Satu Laptop), melalui “Seminar Transformasi Pendidikan Melalui Pemanfaatan TIK”, di Kota Malang. Istilah SaGuSaLa di kenalkan dan dibawa oleh para keynote speaker yang luar biasa, dimana beliaunya juga merupakan para pencetus KGI (Klub Guru Indonesia) yang sekarang bertansformasi menjadi IGI (Ikatan Guru Indonesia). Kemunculan SaGuSaLa waktu itu sungguh merupakan tantangan besar buat saya dan buat teman-teman guru, karena masih sangat jarang sekali yang memiliki laptop. Tapi dari seminar tersebut saya bisa menangkap mimpi besar dari pengurus IGI bahwa setiap guru harus memiliki laptop. Dan ternyata benar 5 tahun setelah kemunculan program ini, para guru sudah tidak hanya memiliki tapi memanfaatkan laptop sebagai media yang membantu meningkatkat kinerja dan profesionalisme guru.

Tanggal “6102016” dibaca dari awal dan dari akhir juga sama, merupakan hari pertama pembukaan TOT Literasi Produktif Berbasis IT, di LPMP JaTim. “T O T”  dibaca dari awal dan dari akhir juga sama, merupakan nama dari Pelatihan ini yaitu “Training of Trainer”, bukan subuah kebetulan, tapi sudah kehendak dan Takdir dari Alloh SWT/Tuhan YME, yang artinya mau “di baca dari depan atau dari belakang” mempunyai makna bahwa mau “Memulai dari Sekarang atau Nanti” untuk sebuah perubahan adalah kita yang tentukan…. kesimpulannya “TOT for Agents of Changes” tapi saya lebih suka menyebutnya “Teacher on Teacher” bukan “training of Trainer” dimana di pelatihan tersebut lagi-lagi IGI membuat sebuah Gebrakan Baru dengan memunculkan satu program bernama “SaGuSaTab” (Satu Guru Satu Tablet).
Seperti awal kemunculan SaGuSaLa, SaGuSaTab muncul disaat masyarakat dan mungkin sebagian besar guru belum familiar dengan Tablet, tapi TOT ini mengajarkan bagaimana kebermafaatan sebuah Tablet ketika mendapatkan sedikit sentuhan dari para trainer yang handal di bidangnya masing-masing. Tak ayal dalam pelatihan yang berlangsung selama 3 hari tersebut melahirkan banyak sekali tariner-trainer baru dengan keahlian yang berbeda-beda yang semuanya berbasis Tablet.

Rasa cinta……Rasa ingin BERBAGI….. Rasa ingin TUMBUH bersama, Itulah barangkali yang membuat saya membuat tulisan ini, saya tidak mengatakan bahwa rasa cinta kepada IT-lah yang mendorong saya untuk membuat sebuah perubahan. Rasanya berlebihan jika saya mengatakan demikian, namun setidaknya apa yang akan saya lakukan pasca TOT disini akan membuat saya lebih mencintai dunia IT dan profesi saya.

Akhirnya saya sangat bangga sekali berada di antara para trainer yang hebat dan luar biasa serta teman-teman dan sahabat-sahabat guru, sungguh mereka sangat memberikan inspirasi atas semua usaha yang saya kerjakan, tiada kata yang pantas diucapkan, tiada hadiah yang pantas untuk di berikan dan tiada penghargaan yang patut di sematkan untuk anda semua. Mungkin hanya Allah sajalah yang pantas memberikan balasan atas apa yang telah anda lakukan untuk kemajuan dunia IT dan kemajuan kita semua . . . .

Andrew – IGI Malang

Comments

comments

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here