THE THREE MUSKETEERS BERTEMU DORAEMON

0
422

TRIAN MUNTAFIAH

Peserta TOC IGI Semarang

Awalnya saya merasa tidak percaya diri ketika mendapat kabar tentang TOC 2 Literasi di Semarang Jawa Tengah. Bagaimana tidak, saya termasuk new comer di IGI, belum banyak kegiatan yang saya ikuti di IGI dibandingkan bapak/ibu guru yang sudah bergabung di IGI sejak lama. Tetapi karena teman-teman saya pandai meyakinkan diri saya, berangkatlah saya ke Semarang. Kami (berdelapan) dari daerah sekitar Solo Raya (Klaten, Sukoharjo, dan Wonogiri) berangkat bersama -sama dalam satu mobil. Diawali keberangkatan dari Wonogiri-Sukoharjo-Klaten lanjut Semarang. Seperti Three Musketeers, kami layaknya adalah sahabat yang mempunyai cita-cita untuk mengembangkan diri demi kemajuan bangsa khususnya bagi dunia pendidikan, akhirnya untuk pertama kali bertemu di dunia nyata setelah sebelumnya kami saling sapa di dunia maya.

One for all, all for one begitulah kami sepanjang perjalanan, hingga sampailah kami di Aula Islamic Center Semarang walaupun sesat by GPS he..he.. . Setelah sesi pembukaan tibalah sesi berikutnya dengan materi Menemu Baling (Menulis dengan Mulut Membaca dengan Telinga yang disampaikan dengan luar biasa oleh Pak Mampuono Rasyidin. Ketika pertama kali mendengar kata menemu baling yang ada di benak saya adalah makhluk berwarna biru putih dengan kantong ajaib di perutnya serta baling baling bambu diatas kepalanya ya … dialah Doraemon. Tapi ternyata tidak seperti yang saya pikirkan, metode ini ternyata begitu dahsyat jika kita gunakan dengan baik. Betapa tidak hanya dengan berbicara saja kita bisa menghasilkan banyak tulisan tanpa kita harus ketik terlebih dahulu. Pertanyaan di benak saya lagi,kenapa harus repot berbicara kalau bisa mengetik ?. Tak kenal maka tak sayang begitulah kata orang tua dahulu. Jangan salah, ketika kita menulis dengan berbicara ternyata membuat pekerjaan lebih efektif dan ide-ide yang biasanya muncul secara tiba-tiba bisa kita rekam terlebih dahulu tanpa harus menulisnya (ketik) dengan laptop dan sebagainya. Dan satu lagi, kita menjadi muda kembali karena dapat mengatasi pikun ! Begitulah menemu baling yang saya kira Doraemon he..he…

Masih di aula Islamic Center Semarang, kami three musketeers kembali belajar bersama Mr. Mung yang membuat meriah suasana. Kami belajar membuat blog dengan blogspot. Dengan sabar dan telaten Mr. Mung membimbing kami membuat blog secara langsung. Dari membuat akun di blogspot, mengatur tampilan blog hingga mengisi blog dengan tulisan, gambar, ataupun video. Seperti halnya sesi menemu baling, materi membuat blog juga mendapatkan pertanyaan yang banyak dari peserta. Dengan telaten Mr. Mung mengawal kami membuat blog hingga selesai.

Tibalah pada hari terakhir dimana kami bertemu dengan Pak Abdul Karim, beliau adalah master dalam bidang Comic. Saya merasa sangat penasaran dengan materi yang akan beliau bawakan. Dan ternyata benar,  banyak sekali yang harus kami pelajari dari pembuatan komik ini, kalau hanya membuat komik seadanya saya pikir semua orang bisa. Tetapi harus dipikirkan juga dari  isi maupun artistik dari suatu komik. Dan saya masih penasaran dengan master yang satu ini, mungkin suatu saat saya bisa bertemu kembali dan bisa belajar lebih dalam lagi mengenai komik, gambar, dan dunia fotografi.

Akhirnya kami three muskeeters pulang dengan membawa oleh-oleh (bukan Doraemon he..he..) ilmu yang bermanfaat yang Insya Allah kami kembangkan dengan siswa kami. Semoga apa yang kami dapatkan tidak terhapus sia-sia demi kemajuan bangsa tercinta. One for all, all for one. (trian_trian)

Comments

comments

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here