Revolusi IGI Di Tanah Papua, Walikota Jayapura Terima Penghargaan

0
69

Melakukan perubahan memang butuh perjuangan. Tetapi jangan pernah menyerah memperjuangkan­nya. Rhenald Kasali dalam bukunya yang berjudul “Baper (Bawa Perubah­an)” mengungkapkan bahwa saat melakukan pe­ru­bahan, Anda akan kesepian dan sen­dirian. Tidak ada yang percaya. Saat benih perubahan itu mulai tumbuh, orang-orang terdekat mulai mengang­guk. Satu per satu orang mulai percaya dan membantu. Pada akhirnya, Anda harus konsisten mengawal perubahan itu sehingga akan terjadi sebuah pesta perubahan.

Kondisi seperti inilah yang terjadi ketika Ikatan Guru Indonesia (IGI) merambah Papua. Penolakan dari oknum-oknum tertentu terjadi pula disini seperti halnya terjadi di beberapa daerah lainnya di Indonesia. Namun perubahan yang terjadi di Papua menurut istilah Ketua Umum IGI tidaklah berevolusi, tetapi terjadi revolusi. “Ini namanya Revolusi, bukan evolusi, sebuah perubahan besar akan penerimaan IGI di sebuah daerah dalam waktu yang singkat.” paparnya.

Ramli mengungkapkan, “Saya masih ingat, dua bulan lalu, Ibu Since yang baru dilantik jadi Ketua Wilayah IGI Papua curhat terkait kondisi IGI di Papua. Mereka diintimidasi, dikucilkan bahkan ada yang mengancam memberhentikan dari PNS. Mencabut Tunjangan Profesi Gurunya dan berbagai hal yang mereka lakukan untuk menghambat hadirnya IGI di Tanah Papua. Mereka masih berteriak hanya ada satu organisasi guru di Indonesia.”

“Saya hanya bisa memberi semangat kepada kawan-kawan sambil memikirkan langkah taktis melawan semua hambatan itu sebagai upaya IGI meningkatkan kompetensi guru Papua.” tambah Ramli.

Tanggal 28 September 2018, Walikota Jayapura diberikan Anugerah Pendidikan Indonesia. Dia menjadi 1 dari hanya 3 walikota di Indonesia yang menerima penghargaan ini. Pak Walikota diberi penghargaan atas dukungannya dalam upaya peningkatan kompetensi guru di Jayapura. Beberapa kali kegiatan IGI dilaksanakan di Jayapura, selalu mendapat apresiasi dan dukungannya.

Akhirnya Walikota Jayapura, Dr. Benhur Tomi Mano, MM. membuka jalan. Perubahan cepat di Papua membuat Ibu Since diundang khusus dalam Upacara Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober 2018 di Kantor Walikota Jayapura. Ini membuka mata banyak pihak akan peran besar IGI dalam upaya peningkatan kompetensi guru.

Ibu Since, Ketua Wilayah IGI Papua diundang khusus untuk menyerahkan Anugerah Pendidikan Indonesia dihadapan peserta upacara kepada Walikota Jayapura Dr. Drs Benhur Tomi Mano MM. Harapan akan terwujudnya kualitas guru Papua sama baiknya dengan guru di seluruh Indonesia insya Allah akan kita wujudkan bersama, sulit memang tetapi tentu saja tidak mustahil.

Ref./foto: Halim/Since

Comments

comments