PENGALAMAN BERBAGI DI LUWU DALAM RANGKA PEMECAHAN REKOR MURI

0
46

Pelatihan Guru Serentak dan Terbanyak berbasis TIK dengan Tema Peningkatan Kompetensi melalui Revolusi Mental yang Berintegitas dan Berbasis pada Teknologi Informasi

Kamis pagi tanggal 26 April 2018 aku di hubungi oleh Pak Imran Ketua panitia kegiatan rekor muri Sulawesi Selatan untuk mengisi kegiatan di salah satu kab yang ada di sana. Tanpa piker Panjang aku iyakan saja walau aku gak tau aku akan di tempatkan dimana. Jumat Pagi aku brangkat jam 6 dari Bogor ke bandara Soekarno Hatta karena penerbangan jam 10 menuju Makassar. Dibandara Soeta aku bertemu bunda Elly dari Pontianak yang sama sama akan mengisi ke Makassar.

Pesawat yang akan membawaku dan bunda Elly ke Massakar sedikit delay, dan akhirnya jam 10.55 pesawat ku berangkat dan sampai di Makassar jam 14.30 wita. Di Makassar lah aku baru tau kalua aku akan mengisi di daerah LUWU, katanya panitia 8 jam perjalanan menuju tempat lokasi. Sambil menunggu bis yang membawaku ke LUWU kami diajak kuliner Coto Makassar oleh Bunda Delia.

Tiba lah waktu berangkat jam 21.00 wita, aku berpisah denan bunda Elly dan pak widi yang memang beda lokasi, terbayang di awal perjalanan Panjang yang membosankan tanpa teman. Namun di dalam bis yang membuatku kaget, Perjalanan yang aku piker akan membosankan ternyata menyenangkan karena disebelahku ada mba yang banyak bercerita tentang Sulawesi Selatan, baik dari makanan, adat budaya dan tempat wisata

Tak terasa 04.30 wita sampailah aku di Luwu tepatnya di depan hotel Subur untuk membersihkan badan dan beristirahat sejenak sambal menunggu jalannya acara. Tepat jam 07.30 wita aku di jemput oleh panitia acara ketempat lokasi. Jalanan yang lenggang membuat aku cepat sampai ke lokasi acara di SMA Negeri 12 Luwu. Sampai tempat acara suasana sudah ramai, peserta mulai registrasi untuk mengikuti acara rekor muri.

Sambil menunggu jalannya acara aku setting peralatan, dari peralatan untuk acara teleconference melalui webex yang di fasilitasi oleh Bapak Gatot direktur SEAMEO dan bapak Abi Sujak Direktur Seamolec agar terhubung ke pusat acara di Makassar dan mempersiapakan laptop guna presentasi materi pelatihan., dalam kegiatan ini aku menjelaskan dan mengajak peserta pelatihan membuat video pembelajaran menggunakan aplikasi spakol-video scibe.

Acara di Luwu yang bertempat di SMA Negeri 12 di buka oleh Bapak Kepala Sekolah SMA Negeri 12 Luwu yang mewakili bapak kepala perwakilan propinsi karena berhalangan hadir, di hadapan 260 perserta yang berasal dari guru SMA se kab Luwu berharap pelatihan ini bisa membuat pembelajaran di kelas menjadi sangat interaktif dan menarik bagi para siswa siswi di sekolahnya masing-masing.Pelatihan ini sangat menarik karena setelah menjelaskan dan mengajarkan penggunaan aplikasi video pembelajaran mengunakan spakol- video scribe, para peserta harus juga membuat video pembelajaran terkait materi masing masing yang di ampuh.

Sebelum acara di tutup jam 16.00 wita beberapa peserta menampilkan hasil karyanya untuk disajikan di depan para peserta lainnya guna mendapatkan masukkan dari peserta lainnya. Walau kegiatan ini sudah berakhir namun saya masih memberikan palatihan kepada peserta secara offline melalui grup telegram, karena sertifikat belum akan di berikan jika peserta belum menyerahkan hasil produknya kepada panitia. Jadi ini lah uniknya kegiatan di IGI peserta baru akan mendapatkan sertifikat jika sudah menyerahkan produk hasil pelatihan bukan sekedar dating dan dapat sertifikat.

Terimakasih kepada semua pihak yang sudah memberikan saya kesempatan untuk berbagi di kab LUWU, smoga saya masih bisa di berikan kesempatan berbagi lagi di waktu yang akan datang

Umi Tira

Comments

comments