KENANGAN INDAH BERSAMA IGI, LPMP DAN SAMSUNG

0
168

Nurfadilah, S.Pd.I
(MAN 1 Banjarmasin, Kalsel)

Awalnya sempat ragu saat salah satu Pengurus IGI Wilayah Kalimantan Selatan menawarkan keikutsertaan dalam kegiatan diklat , dikarenakan waktu yang cukup terbilang lama bagi saya yang memiliki tanggung jawab sebagai istri dan Ibu dari tiga orang putera yang masih terbilang kecil.
Alhamdulilah, Berkat support dan motivasi dari suami, Anak-anak, Adik dan adik ipar, akhirnya saya beranikan diri untuk memastikan keikutsertaan dalam kegiatan diklat ini dengan menghubungi salah satu Panitia pelaksana Kegiatan yang tertera dalam Undangan di whats app.

Saat membaca Jadwal Kegiatan, disitu tertulis bahwa peserta diharapkan check in pada hari jum’at, 18 November 2016, pukul 14.00 – 18.00.

Bismillaahi tawakkaltu ‘alallah…Kami meluncur dari Banjarmasin, karena ini adalah pertama kalinya saya menuju LPMP Banjarbaru. sempat bingung juga kemana arah jalan yang akan kami tempuh, Alhamdulillah berkat aplikasi Google Map,dalam kurun waktu kurang lebih 1 jam, alhamdulillah kami sampai di tempat kegiatan diklat berlangsung yaitu LPMP Kalimantan Selatan.

Jujur saya katakan Ini adalah pertama kalinya saya mengikuti kegiatan Pendidikan Latihan Trainer of Coach (TOC), yang istilah dulu biasa di sebut Training of Trainer (TOT). Dari penggunaan istilah Trainer diubah menjadi Coach saja saya menganalisa adalah satu hal bentuk peningkatan dalam berfikir, bagi saya seorang Coach tidak sekedar mentransfer Ilmu akan tetapi lebih kepada pendekatan persuasif dan komunikatif terhadap peserta kegiatan sehingga ketercapaian tujuan dalam rangka mempersiapkan para Coach yang profesional dapat terwujud.

Kegiatan ini diprakarsai Ikatan Guru Indonesia ( IGI ) wilayah Kalimantan Selatan yang bekerjasama dengan Lembaga Penjamin Mutu ( LPMP )Kalimantan Selatan, bertajuk Training Of Coach (TOC) Kurikulum 2013 dan Pembelajaran Berbasis Digital. Kegiatan ini berlangsung selama 5 hari terhitung dari tanggal 18-22 Nopember 2016.

Kegiatan diklat ini diikuti 30 Peserta, yang terdiri dari Pengawas MI, MTs dan MA, Kepala Sekolah, Guru PAUD, TK, SDN, MIN, SMPN, MTsN, SMAN, SMKN dan MAN.
Mampuono selaku sekjen IGI mengatakan, Guru memegang peranan yang sangat penting, guru jugalah sebagai pemimpin perubahan. Untuk dapat menjadi pemimpin perubahan, guru harus melakukan perubahan terlebih dahulu yakni dari dalam dirinya sendiri. Gurulah yang harus menyelesaikan masalah pendidikan. Pemerintah hanya bertugas sebagai lembaga yang mengurus dan mengelola administrasi pendidikan.

Mampuono menambahkan, Dengan motto “sharing and growing together”, Ikatan Guru Indonesia akan menjadi komunitas yang tepat bagi para guru. Prinsip ini berarti para guru haruslah “memberi” (to share) lebih dahulu agar ia dapat maju dan berkembang (to grow). Guru diharapkan pada posisi yang aktif dapat memberi dan berbagi dengan sesama.

Dr.H.Kamil M selaku Pimpinan LPMP menyatakan, Penjaminan Mutu Pendidikan adalah Proses penetapan dan pemenuhan standar mutu pengelolaan pendidikan yang mengacu pada 8 standar nasional pendidikan untuk pendidikan dasar dan menengah secara konsisten dan berkelanjutan, sehingga memenuhi kepuasan bagi siswa (peserta didik), orang tua, guru, masyarakat, pemerintah serta pihak lain yang berkepentingan.

Hendri selaku utusan dari SAMSUNG menjelaskan , Samsung menghadirkan Galaxy Tab A8 baru dengan S-Pen perangkat hebat dengan kecanggihan yang sederhana. S-pen menjanjikan portabilitas yang dapat diandalkan dan sangat ideal untuk membaca buku, majalah,surat kabar serta mengeksplorasi internet.
Yang paling mengagumkan Tab A8 versi terbaru ini, dirasa sangat memberikan manfaat banyak bagi kalangan guru keterkaitannya dalam membuat media pembelajaran berbasis digital. Semua jadi lebih mudah dan menjadikan inspirasi buat khalayak ramai.

Materi-materi yang disajikan sangat bagus, diantaranya; Penjabaran secara rasional tentang perubahan kurikulum lama pada kurikulum 2013,Pemetaan KI dan KD, Perumusan Tujuan Pembelajaran dan Indikator pembelajaran, Menemu Bali dalam pembelajaran, Penguatan pembelajaran melalui media Animasi Drawing, comic strip, drawing cartoon sertq membuat video pembelajaran.

Menurut saya, Paling tidak ada 5 unsur yang mempengaruhi keberhasilan pelaksanaan suatu diklat, yaitu;
1. Widyaiswara (Pengajar dari LPMP )
2. Peserta Diklat
3. Panitia Pelaksana (dalam hal ini IGI)
4. Kurikulum dan bahan ajar
5. Sarana dan Prasarana

Saya merasa berbangga menjadi Anggota IGI sekaligus Peserta kegiatan Diklat ini, karena secara keseluruhan 5 unsur tersebut sudah terpenuhi.

Terimakasih untuk semua pihak yang terlibat, Jazaaakumullah Khairan katsiiran…

Penulis : Nurfadilah, S.Pd.I ( MAN 1 Banjarmasin )

 

 

Comments

comments

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here