IGI MENJADIKAN GURU LEBIH PROFESIONAL

0
175

FAISAL, S.T

Anggota IGI Aceh Timur

Dalam proses belajar mengajar untuk mentransfer ilmu yang menjadi komponen penting dan penentu adalah seorang guru.  Guru juga mengambil peran yang sangat penting dalam membentuk sumber daya manusia yang potensial dalam pembangunan.  Guru mempunyai wewenang dan tanggung jawab untuk mebimbing serta mebina siswa.  Dalam menjalankan tugasnya untuk mencerdaskan anak bangsa antara satu guru dengan guru lainnya berbeda-beda, yang membuat perbedaan tersebut tergantung kepada latar pendidikan seorang guru.  Adanya perbedaan latar belakang pendidikan dapat mempengaruhi aktivitas guru dalam menjalankan kegiatan belajar mengajar. Namun, mengingat banyak sekali sekolah-sekolah yang mengalami ketiadaan guru, maka latar belakang pendidikan tidak dipersoalkan lagi.

Kompetensi seorang guru merupakan senjata yang mumpuni untuk proses pembelajaran.  Kecakapan atau kemampuan, hal ini erat kaitannya dengan pemilihan ilmu dan keterampilan menjadi seorang guru, maka kompetensi adalah suatu tugas yang memiliki kecakapan atas pengetahuan, keterampilan serta kemampuan yang dituntut karena jabatan seseorang.  Kompetensi guru adalah suatu keahlian yang wajib dipunyai oleh guru.  Apabila seorang guru sudah memiliki kompetensi yang bagus, dia sudah dapat dikatakan sebagai guru yang profesional.

Guru profesional merupakan guru yang mempunyai kewenangan serta tanggung jawab terhadap pendidikan siswanya.  Hal ini berarti guru harus memiliki minimal dasar kompetensi sebagai bentuk wewenang dan kemampuan dalam menjalankan tugas-tugasnya.  Namun demikian, profesi guru merupakan bidang pekerjaan khusus yang dilaksanakan dengan prinsip profesionalitas, untuk meningkatkan profesionalitas tentunya harus terus belajar sepanjang hayat.

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi menuntut guru untuk belajar beradaptasi dengan hal-hal yang baru.  Dalam hal ini, seorang guru dituntut untuk dapat meningkatkan pengetahuanya melalui pelatihan, seminar maupun melalui studi kepustakaan.  Pelatihan ataupun seminar tidak mungkin dapat ditanggulangi oleh pemerintah secara menyeluruh.  Namun guru bisa mengembangkan keprofesionalan dengan mengikuti pelatihan-pelatihan yang di adakan oleh organisasi-organisasi keprofesian.  Salah satu organisasi profesi yang saat ini sangat gencar mengadakan pelatihan untuk peningkatan mutu guru adalah Ikatan Guru Indonesia (IGI).  Salah satu pelatihan yang baru saja saya dapat melalui TOC (Training Of Coach) yaitu pembuatan bahan ajar berbasis Android.

Dalam belajar, siswa pasti memerlukan buku penunjang materi yang akan dipelajarinya selama pembelajaran.  Bahan ajar yang ada saat ini perlu adanya inovasi agar dapat mengikuti perkembangan zaman serta memudahkan siswa untuk belajar. Salah satunya adalah dengan membuat bahan ajar berbasis android.  Mengingat siswa-siswa kebanyakan saat ini telah menggunakan alat komunikasi berupa handphone atau smartphone yang kesemuanya menggunakan sistem perangkat berbasis Android.

Android dapat menjadi bentuk media yang menarik serta sangat mudah untuk digunakan dimanapun dan kapanpun.  Penggunaan media yang berbasis android akan membantu guru dalam menyampaikan materi yang lebih kreatif dan inovatif.  Media yang dikembangkan dapat diakses oleh siswa dari handphone yang dimiliki melalui playstore.

Proses pembuatan bahan ajar berbasis android memang agak sulit, dimana guru harus menguasai bahasa pemrograman yaitu bahasa html.  Selama mengikuti training of coach ini banyak sekali kendala-kendala, namun berkat bimbingan dan arahan dari masternya Alhamdulillah ada beberapa peserta yang sudah dapat menguasainya.  Namun, bagi peserta yang masih belum mahir, akan terus mendapat bimbingan secara daring yaitu dengan membuat group WA atau telegram.  Setiap peserta akan terus dibimbing sampai dapat menghasilkan produk yang dapat di upload dalam playstore.  Disini bisa kita lihat bahwa IGI sudah melaksanakan program kemeterian pendidikan dan kebudayaan dengan melaksanakan pola pelatihan melalui daring untuk guru pembelajar.

IGI betul-betul melihat pelatihan apa yang harus diberikan untuk guru-guru mengikut perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.  Sehingga ilmu yang diperoleh dari pelatihan tidak kadaluarsa dan benar-benar bermanfaat untuk peningkatan profesionalitas diri.  Setiap pelatihan yang dibuat oleh IGI guru sangt antusias mengikutinya, ini membuktikan bahwa IGI sidah di anggap mampu dan cakap dalam meningkatkan kompetensi guru.  Memang program utama IGI adalah peningkatan kompetensi.  Semoga saja kedepannya kiprah IGI benar-benar dapat membina guru-guru menjadi lebih profesional dibidangnya.

Comments

comments

BAGIKAN
Artikulli paraprakKENAPA HARUS IGI
Artikulli tjetërATIRAH MENGGELAR TOC

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here