IGI Kalsel Gelar Rakorwil, Agendakan Roadshow Kegiatan IGI Di Kalsel

0
58

Sebagai upaya meningkatkan konsolidasi organisasi, IGI Wilayah menggelar Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) Provinsi Kalimantan Selatan. Bertempat di Aula BKKBN perwakilan Kalimantan Selatan di Banjarmasin hadir para utusan pengurus IGI kabupaten se-kalimantan Selatan. Dari 13 Kabupaten/Kota di Kalimantan Selatan ada 8 pengurus IGI daerah yang bisa berhadir yakni dari Banjarmasin, Banjarbaru, Banjar, Tanah Laut, Tapin, Balangan, Tanah Bumbu, dan Kotabaru. Sedang pengurus dari kabupaten lainnya yang tidak bisa berhadir karena halangan tertentu dan sudah memberikan pandangan serta poin-poin sarannya melalui group whattapp.

Rakorwil ini dibuka oleh Gusti Surian, Bendahara PP IGI yang kebetulan juga berasal dari Banjarmasin. Dalam sambutannya, Surian berharap agar Rakorwil yang digelar dapat menghasilkan poin-poin kesepakatan tentang program-program ke depan. Selain itu, ia juga mengapresiasi atas kehadiran calon pengurus IGI dari Kabupaten Tapin dan Kotabaru. “Dua Kabupaten ini sdh saatnya untuk dilakukan pelantikan pengurus, karena proses pembentukannya sudah lama. Demikian pula dengan kabupaten Kota lainnya yang sdh melakukan reshuffle akan kita terbitkan SK kepengurusan dengan segera”. paparnya.

Pada kesempatan ini juga dilakukan penandatanganan MoU dengan JPKP (Jaringan Pemantu Kegiatan Pembangunan) Kalsel. Adnani selaku Ketua IGI wilayah Provinsi Kalimantan menyampaikan bahwa IGI Wilayah Provinsi Kalimantan Selatan akan selalu berupaya menjalin kerja sama dengan para mitra yang bisa membantu peningkatan guru serta pendidikan umumnya, salah satunya dengan JPKP ini,” tambahnya.

Ada beberapa masalah yang muncul pada Rakorwil yang dipandu oleh Abdul Hadi, Sekretaris IGI Wilayah Kalsel ini. Tantangan dan halangan dari oknum-oknum pejabat yang tidak suka dengan kemunculan IGI di kabupaten/Kota, tentang kaderiisasi serta sosialisasi tentang keberadaan IGI di daerah. Abdul Halim, salah satu Pengurus Pusat IGI yang juga turut berhadir di forum ini mengungkapkan bahwa apapun yang dilakukan di dunia ini pasti akan mendapat tantangan, karena itulah kehidupan. “Saya yakin para pejabat yang menolak atau menghalangi kegiatan-kegiatan IGI itu karena mereka belum mengenal IGI secara utuh, jika mereka mengetahui kegiatan-kegiatan IGI yang selama ini dikerjakan di seluruh pelosok Indonesia, Saya yakin mereka akan menerima dengan terbuka”, katanya. Krena itu ia menyaranlan agar para pengurus daerah agar sering-sering berkomunikasi, bersilaturrahmi dengan para pejabat terkait agar kegiatan bisa tersosialisasi dengan baik.

Rakorwil kali ini menghasilkan beberapa kesepakatan, diantaranya penjadwalan roadshow kegiatan IGI dibeberapa kanupaten kota se kalsel, serta percepatan proses pelantikan beberapa pengurus IGI yang sudah terbentuk maupun yang reshuffle kepengurusan.

Sebelum Rakorwil berakhir, Yoel Istiawanto, sekretaris IGI Tanah Bumbu sempat memberikan pengetahuannya tentang fungsi android sebagai alat unuk memudahkan pembelajaran. Bahwa android yang selama ini kita pakai hanya untuk bermedsos ria serta main games, ternyata punya fungsi lain seperti bisa digunakan untuk koreksi soal LJK. Begitulah IGI, dimanapun dan diforum apapun, selalu berkesempatan untuk saling berbagi pengetahuan dan keterampilan, sharing and growing together.

Ref.: Desy Adis Heirina

Comments

comments

BAGIKAN
Artikulli paraprakSemangat Luar Biasa Guru di Aceh Besar
Artikulli tjetërIGI DI JANTUNG TANAH RENCONG
Guru di Kalimantan Selatan, saat ini menjabat sebagai Wakil Sekjen Bidang Literasi dan Publikasi Karya Guru