HIDANGAN ISTIMEWA WORKSHOP PEMBELAJARAN BERBASIS TABLET DI SMA PANGUDILUHUR JAKARTA

0
399

Oleh: Widadi, IGI Jakarta

Jakarta-IGI. Sabtu, 7 Januari 2017 berlangsung “Workshop Optimalisasi Samsung Galaxy Tab A 8 With S Pen” yang disampaikan oleh 2 Trainer Nasional IGI, yaitu Danang Hidayatullah dan Adan Syaripudin. Workshop bertempat di SMA Pangudiluhur Jl. Brawijaya IV, Jakarta dan diikuti oleh kurang lebih 50 peserta.

Kegiatan dimulai pada pukul 08.00 WIB. Untuk menggembirakan peserta agar mencapai kondisi rileks panitia meminta saya untuk mengawalinya dengan “ice breaking.” Maka mengalunlah Lagu-Lagu Gembira dan dilanjutkan dengan Lagu “IGI Bekarya” hasil coretan saya bersama Pak H. Badrun Fuadi. Kemudian saya sambung dengan games sederhana “sinergi”

Setelah “ice breaking,” semua peserta menampakkan wajah ceria, senyum mengembang dan tertawa riang. Maka, kini giliran pidato sambutan dari tuan rumah yang disampaikan oleh Pak Ignatius Mulyono, perwakilan dari SMA Pangudiluhur. Pidato sambutan usai, dilanjutkan dengan presentasi dari Mas Danang yang membawakan materi “Optimalisasi Tab A 8 SAGUSATAB IGI.” Dengan serius tapi santai, Mas Danang menjelaskan tentang spesifikasi dan fitur-fitur unggulan yang terdapat pada Tab A 8 SAGUSATAB IGI, kemudian memandu peserta mengoperasikan fitur S Note dan hal-hal mendasar lainnya. Selama presentasi Mas Danang berlangsung, Mas Banu dari Samsung ikut memperhatikan dan berkeliling membantu peserta dengan sabar.

Pada sesi ini semua peserta sangat menikmati meskipun harus tengok sana-tengok sini, tanya sana-tanya sini. Ya.., memang sebagian peserta baru mendapatkan Tab A 8 SAGUSATAB IGI dan langsung mempraktekkannya hari ini, pastinya masih agak grogi. Sesi dari Mas Danang diakhiri dengan presentasi peserta. Tampil pada urutan pertama Ibu Iin Kartini, Guru SDN Cipete Selatan 01 Jakarta yang menjelaskan teknik pembelajaran membaca di SD tingkat rendah, kemudian disusul Pak Sobirin Anshori yang mempresentasikan teknik menggambar bebek. Berkali-kali Pak Sobirin Anshori menjelaskan bahwa yang ia maksudkan adalah gambar bebek tetapi semua peserta yang melihat tampilan di screen yang tampak gambar ayam. Maka jadilah ayam bebek.

Tampil pada giliran ketiga adalah Ibu Guru muda dari Pangudiluhur yang hingga saya menulis artikel ini saya belum tahu namanya. Tanpa rasa canggung Ibu Guru ini mempresentasikan pembelajaran akuntansi. Presentasi disampaikan dengan begitu fasih dan lancar. Presentasi pertama, kedua dan ketiga berjalan lancar, kemudian dilanjutkan dengan presentasi-presentasi berikutnya yang cukup menghibur.

Tak terasa waktu menunjukkan pukul 12.00 WIB, saatnya shalat dzuhur bagi yang beragama Islam. Panitia sudah menyiapkan ruangan khusus lengkap dengan tikar, sajadah dan mukena untuk dipakai kaum ibu. Selesai shalat dzuhur, menu makan siang sudah menunggu di bagian belakang ruang pelatihan. Dengan tertib semua peserta mendapat bagian satu box menu makan siang lengkap.
Tepat pukul 13.00 WIB, workshop dilanjutkan. Kini giliran Pak Adan Syaripudin menyampaikan materi SAGUSANOV (satu guru satu inovasi). Dengan basic seorang operator sekolah Pak Adan Syaripudin tidak merasakan adanya kesulitan berarti untuk menyampaikan materi. Apalagi malamnya telah minum rebusan akway, minuman khas Papua.

Peserta dipandu teknik membuat soal ulangan kemudian dilanjutkan dengan berbagai materi pendukung lainnya. Hingga pada saat membuat komik pembelajaran semua peserta seakan kembali muda lagi. Mengapa? Karena peserta dibimbing membuat komik mulai dari mendowload fitur komik, memilih foto, memilih bentuk dan ukuran huruf, memilih warna, menentukan dialog dan sebagainya. Jadilah sesi ini sangat menarik dan menggembirakan. Dan peserta langsung bisa memamerkan hasil karyanya, meskipun masih perlu penyempurnaan.

Kembali ke judul. Memangnya apa sih hidangannya kok istimewa? Pembaca jangan terkejut. Hidangan ini adalah makanan khas saya dan sebagian peserta ketika masih hidup di desa semasa kecil. Ada pisang kapok rebus, kacang tanah rebus dan ubi rebus. Bagaimana dengan minumannya? Hem, yang ini nih jangan ditanya deh. Ada banyak pilihan mulai dari air mineral, teh biasa, teh tarik, segala macam jenis kopi dan susu jahe tersedia. Nah bagi saya dan beberapa peserta workshop menu seperti itu tergolong istimewa karena saat ini sudah jarang saya temukan. Jadi di mana letak istimewanya? Ya itu tadi menu ndeso yang langka, menyehatkan dan bebas kolesterol.

Adalah Pak Gigih yang mula-mula menyambut saya, memperkenalkan saya kepada beberapa guru di sana. Kemudian membimbing saya menuju hidangan istimewa tadi. Pak Gigih adalah teman baru saya, sahabat baru saya. Saya baru mengenalnya ketika IGI DKI Jakarta mengadakan acara “Kopdar” beberapa bulan yang lalu bertempat di Gedung Batavia Tower, kantor Samsung.

Adalah Ibu Mini Sukamtini yang memperkenalkan saya kepada beliau. Pak Gigih sosok guru yang gigih sesuai dengan namanya, ramah dan rendah hati. Lalu siapakah Ibu Mini? Ibu Mini adalah sahabat lama saya ketika sama-sama menuntut ilmu di SMPN Panjangrejo, Bantul, DIY. Setelah hampir berpisah selama 30 tahun saya pun baru bertemu lagi di acara itu. Sekarang beliau menjadi guru dan intsruktur yang hebat.

Workshop di SMA Pangudiluhur juga sangat istimewa, karena untuk kali pertama saya bertemu dengan empat orang guru hebat mantan guru di Alix Cipete. Ada Pak Iwan Ridwan, Ibu Yuly Rahmawati, Ibu Muna Maemunah, dan Ibu Iin Kartini. Di tempat itu juga ada dua sosok guru “sepuh” yang menginspirasi saya karena masih mau belajar dan gigih menuntut ilmu. Beliau adalah Ibu Hj. Eny Zuhro, Kepala SDN Cipete Selatan 01 dan Ibu Hj. Suamah. Terkadang saya malu dan nggak ada apa-apanya jika dibandingkan dengan kegigihan beliau berdua dalam menuntut ilmu.

Menjelang pukul 15.00 WIB, Workshop Pembelajaran Berbasis Tablet IGI DKI Jakarta bersama Samsung mencapai akhir acara. Mas Danang meminta saya menghibur peserta agar memiliki kesan mendalam dari workshop hari ini. Maka, saya mengajak peserta menyanyikan Lagu Sayonara, Gelang Sipatu Gelang dan IGI Berkarya. Workshop ditutup oleh Pak Iwan Ridwan selaku Ketua IGI DKI Jakarta dengan memaparkan sejarah IGI dan motivasi.

O, iya sahabat IGI hampir lupa. Selesai acara kami masih berkoordinasi untuk membentuk pengurus IGI Wilayah Jakarta Selatan hingga pukul 17.00 WIB. Ayo yang berminat silakan gabung!

 

Comments

comments

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here