Dua Punggawa SADAR IGI Diundang Ke Bangkok, Thailand.

0
314

Dua punggawa SADAR (Sarasehan dalam Jaringan)  Ikatan Guru Indonesia; Khairuddin Budiman dan Umi Tira akan bertolak ke Bangkok Thailand. Bersama Siti Zulaiha (Jawa Tengah), ketiganya  memperoleh kehormatan mendapat undangan khusus dari Direktur SEAMEO Gatot Hari Priowirjanto untuk mengikuti berbagai kegiatan langsung dari Bangkok mulai tanggal 7- 15 Oktober 2018.

Khairuddin Budiman

SEAMEO (Southeast Asian Ministers of Education Organization) adalah organisasi perkumpulan Menteri Pendidikan se Asia Tenggara yang berpusat di Bangkok, Thailand. SADAR IGI yang dikelola oleh dua orang guru ini adalah program kerjasama IGI dengan SEAMEO.

Khairuddin dan Umi Tira Lestari adalah pengurus pusat IGI yang secara aktif dan konsisten menyelenggarakan berbagai kegiatan bersama guru-guru Indonesia secara online melalui video conference. Ini bisa dinikmati secara gratis melalui streaming pada laman webex.

 

Sadar IGI edisi 70

Khairuddin mengungkapkan bahwa Sarasehan Dalam Jaringan yang mereka kelola dilaksanakan setiap pekan. Biasanya digelar setiap hari Rabu malam pada pukul 19.15 – 21.15. Berbagai tema telah diangkat dan banyak tokoh yang sudah diundang menjadi pembicara dalam video conference ini. “Hingga hari ini, Sadar IGI sudah memasuki pekan ke 70, yang berarti sudah ada 70 episode kita buat.” tambahnya.

Umi Tira Lestari

Umi Tira Lestari, perempuan berkacamata yang biasa mempublikasikan kegiatan Sadar IGI di berbagai group WA dan berbagai group medsos komunitas guru mengungkapkan rasa senangnya ketika mendapat undangan untuk berangkat ke Bangkok. Selain bisa jalan-jalan ke luar negeri, ia juga ingin banyak belajar tentang teknis pengelolaan kegiatan di Sea Creative Camp langsung dari pusatnya di Bangkok. Harapannya, bisa berbuat lebih baik lagi nantinya dalam pengelolaan pelatihan online di Indonesia.

Ketika ditanya tentang bagaimana suka dukanya mengelola SADAR IGI. Bu Umi, Guru SMK Ranti Mula Bogor ini mengungkapkan bahwa mengelola SADAR IGI banyak tantangan dan hambatan juga yang dihadapai. “Susahnya itu kita cari narasumber, karena tidak semua orang melek dengan IT. Terus, narasumber di Sadar IGI ini gratis, gak dibayar. Kemudian terkadang narasumber sudah oke, tapi pas hari H yang bersangkutan berhalangan, nah kalau begitu peras keringat kita cari penggantinya, Sadar IGI harus tetap jalan.” ungkapnya.

“Pokoknya banyak tantangannya deh, terkadang kita share tentang kegiatan SADAR IGI ini di group-group WA komunitas guru, tidak jarang kita diomeli juga, dianggap iklan lah, dianggap mengganggu lah dan sebagainya” ungkapnya.

Selama di Bangkok, ketiga guru ini akan mengikuti berbagai kegiatan, seperti tinjauan langsung pengelolaan kegiatan Sea Creative Camp langsung dari sekretariat SEAMEO. Sea Creative Camp merupakan pelatihan online bagi ratusan guru dan siswa se Asia Tenggara yang menghadirkan aneka pelatihan untuk menjawab tantangan Industri 4.0 bagi dunia pendidikan.

Pelatihan Sea Creative Camp meliputi 3D Printing, Applied Robotic, Virtual Reality, Augmented Reality, Smart School, Healthy Canteen, Internet of Things, Fashion Design, Game Development, Urban Agriculture dan Waste Recycling.

Selain itu, mereka akan mengikuti kegiatan WorldDIDAC SEAMEO, yaitu kegiatan International Expo dan Seminar yang menghadirkan para eksekutif pendidikan, pendidik, dosen, pelatih dan profesional pendidikan serta distributor dan penyedia sumber daya kelas dunia di bawah satu platform.

Berfokus pada teknologi terbaru, kemitraan, praktik terbaik yang tidak konvensional, dan berbagi kebijakan di antara ASEAN dan dari seluruh dunia, acara ini memposisikan diri sebagai pintu gerbang ke pasar pendidikan di 10 negara ASEAN.

Mengakhiri kunjungan Bangkok, mereka akan dibawa berkunjung ke Sekolah Indonesia Luar Negeri di Thailand.

Comments

comments