Berita
24 Apr 2012 | 0
Atasi Kekurangan Guru, Dinas Pendidikan Jatim Lakukan SKB 5 Menteri

Surabaya - Menyikapi Surat Keputusan Bersama (SKB) 5 menteri tentang pemerataan guru, Dinas Pendidikan Jatim segera mendistribusikan ratusan guru untuk memenuhi kebutuhan di seluruh kabupaten/kota.

"Ini sesuatu yang relevansi dan sangat positif dalam menyikapi SKB 5 menteri yang nanti hasilnya akan kami kirimkan ke Gubernur dan akan diteruskan ke Menteri Pendidikan dan Kebudayaan," kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jatim, Harun kepada wartawan, Senin (23/4/2012).

Harun mengungkapkan, selain akan menidaklanjuti SKB 5 menteri juga didapatkan 5 poin kesepakatan dari hasil keputusan rapat para guru se Jawa Timur.

"Ada beberapa kebijakan untuk menindaklanjuti SKB yang juga akan kita sampaikan ke pak Gubernur," imbuhnya.

Beberapa kebijakan yang akan dilakukan yakni, Dinas Pendidikan Jatim akan menggabungkan sekolah yang berdekatan, memindahkan guru kejenjang yang lain dengan memberikan pembekalan terlebih dulu dalam bentuk program Kependidikan Kewenangan Tambahan (KKT) sehingga hak dan kewajiban guru tidak ada yang hilang.

"Memberikan beban tambahan pada guru yang jam mengajarnya kurang menjadi kepala sekolah atau pengawas sekolah serta menarik guru swasta ke sekolah negeri sehingga memenuhi beban mengajarnya," jelasnya.

Sementara data jumlah kebutuhan guru SD, SMP dan SMA/SMK se Jatim yakni:

1.Untuk guru kelas jenjang sekolah dasar (SD) jumlah guru yang dibutuhkan sebanyak 169.373 orang. Saat ini, baru ada 131.854 orang guru. Kekurangan 38.267 guru dan kelebihan 311 guru.

2. Untuk jenjang SMP, jumlah guru yang dibutuhkan 43.076 guru. Jumlah yang ada 42.121 guru. Kekurangan 5.692 guru dan kelebihan 4.276 guru.

3. Untuk jenjang SMA, jumlah yang dibutuhkan 16.300 guru. Jumlah yang ada 16.683 guru. Kekurangan 2.310 guru dan kelebihan 1.844 guru.

4. Untuk jenjang SMK, jumlah guru yang dibutuhkan 16.411 guru. Jumlah yang guru yang ada 11.713 orang. Kelebihan 4.991 guru dan kekurangan 335 guru.

Harun menambahkan, dari data tersebut, guru jenjang SMA/SMK yang paling banyak guru mata pelajaran IPA, IPS dan matematika. Sedangkan yang paling banyak adalah guru mata pelajaran PPKN.

Sedangkan jenjang SMK untuk guru mata pelajaran yang saat ini mengalami kekurangan adalh program produktif seperti teknologi, bisnis managemen dan pariwisata.

(ze/fat)

Detik.com, 23 April 2012
Telkom Indonesia
Tabloid KGI
21 Jan 2011 | dibaca 25

igimedia-1.zip 6.3Mb Jumlah download: 1751
GALERI
01 Apr 2014 | dibaca 18

Rabu, 26 Maret IGI Cabang Aceh Timur resmi di lantik. Acara yang dibarengkan dengan seminar tentang "Best Practise Guru" ini berlangsung meriah. Bertempat di aula SMKN 1 Peureulak, Aceh Timur.
DAFTAR MAILING LIST
Subscribe to ikatanguruindonesia

Powered by us.groups.yahoo.com